Wajib Tahu, Ini Dia Jenis Jenis Mother Board yang Ada

Mother board bisa dibilang adalah inti atau otak dari perangkar kerja komputer. Tidak hanya sebagai setengah otaknya, namun juga bertugas sebagai penampang dan badan dari keseluruhan hardwarenya. Meskipun badan tersebut masih perlu dikasi baju atau casing sih. ๐Ÿ™‚

Namun sobat techno, tanpa sebuah mother board yang mumpuni. Kamu nggak akan pernah bisa menjalankan aplikasi berat yang kamu butuhkan. Perkembangan mother board pun semakin maju seiring kebutuhan penggunaannya.

Secara umum, mother board dibedakan menjadi beberapa jenis. Yang menjadi pembeda dari jenis jenis mother board ini adalah ukurannya. Tidak semua komputer membutuhkan ukuran mother board yang besar. Nah, penasaran tentang perkembangan dan jenis mother board? Simak ulasan kita kali ini.

motherboard

  1. Mother Board AT atau AT Baby

Jenis mother board yang mengawali ulasan kita kali ini adalah mother board AT atau bisa disebut juga dengan mother board baby. Mother board AT ini merupakan jenis mother board klasik dan banyak yang tidak digunakan lagi sekarang ini. Mother board AT pertama kali dikembangkan oleh perusahaan hardware dan software IBM pada tahun 90-an. Mother board ini sendiri diciptakan untuk mendukung penggunaan Pentium 2.

Jika dibandingkan dengan mother board generasi selanjutnya, Mother Board ATX. Maka Mother Board Baby ini memiliki banyak sekali kekurangan. Selain mudah panas dan ukurannya yang besar. Mother board AT juga sudah tidak kompatibel dengan banyak perangkat yang ada sekarang ini.

  1. Mother Board ATX

Selanjutnya kita ada mother board ATX yang merupakan generasi kedua dari mother board AT. Hadir sebagai perkembangan dari mother board AT, mother board ATX ini punya kelebihan dan banyak kompatibel dengan berbagai perangkat saat ini. Bahkan ATX (singkatan dari Advance Technology Extended), juga merupakan jenis motherboard standart yang banyak sekali digunakan komputer diseluruh dunia.

Secara lebih rinci, Mother Board ATX juga memiliki pembagian lagi, antara lain adalah;

  • Standart ATX, yang merupakan mobo standart laptop dan pc hingga kini. Motherboard ini juga memiliki kelengkapan AGP konektor dan PCI konektor.
  • Micro ATX, yang sesuai namanya memiliki ukuran yang kecil atau micro. Ukurannya ini dibandingkan dengan jenis mother board ATX yang lainnya. Mobo ini banyak digunakan untuk notebook atau laptop dengan ukuran yang kecil.
  • Flex ATX, merupakan pengembangan dari motherboard Micro ATX. Fleksibilitas menjadi kelebihan motherboard ini untuk merancang pc dengan spek yang diinginkan. Flex ATX juga memiliki 2 PCI konektor.
  • Mini ATX, dengan memiliki ukuran yang relatif kecil. Mother board Mini ATX juga banyak sekali digunakan untuk notebook berukuran kecil.
  1. Motherboard BTX

Mother board BTX ini merupakan kependekan dari Balanced Technology Extended. Mobo BTX menawarkan keseimbangan penyusunan sistim komputer dengan pengaturan suhu yang baik. BTX juga mampu mengoptimalkan sirkulasi udara yang masuk dan keluar didalam sebuah perangkat pc. Jenis ini sediri juga masih memiliki pembagian antara lain; BTX Standart, Micro BTX, dan Pico BTX.

  1. Mother Board ITX

Terakhir kita punya Mother Board ITX. Mother Board ITX ini merupakan jenis mother board yang dikembangkan dari BTX. Memiliki ukuran yang tidak jauh berbeda, namun ITX ini punnya keunggulan dari kemudahannya untuk ditanam pada PC atau Laptop berukuran kecil. Bahkan saking mini-nya ukuran ITX juga bisa disematkan pada tablet komputer. Mother Board ITX ini juga punya dua varian berbeda yakni; Mini ITX dan Nano ITX.